Pages - Menu

Jumat, 04 Mei 2012

Kafirkah Kedua Orang Tua Nabi ? (sebuah ringkasan)

Tidak dipungkiri bahwa kedudukan para Nabi dan Rasul itu tinggi di mata Allah. Namun hal itu bukanlah sebagai jaminan bahwa seluruh keluarga Nabi dan Rasul mendapatkan petunjuk dan keselamatan serta aman dari ancaman siksa neraka karena keterkaitan hubungan keluarga dan nasab. Allah telah berfirman tentang kekafiran anak Nabi Nuh ‘alaihis-salaam yang akhirnya termasuk orang-orang yang ditenggelamkan Allah bersama orang-orang kafir :
وَقِيلَ يَأَرْضُ ابْلَعِي مَآءَكِ وَيَسَمَآءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَآءُ وَقُضِيَ الأمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيّ وَقِيلَ بُعْداً لّلْقَوْمِ الظّالِمِينَ * وَنَادَى نُوحٌ رّبّهُ فَقَالَ رَبّ إِنّ ابُنِي مِنْ أَهْلِي وَإِنّ وَعْدَكَ الْحَقّ وَأَنتَ أَحْكَمُ الْحَاكِمِينَ *  قَالَ يَنُوحُ إِنّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ إِنّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ فَلاَ تَسْأَلْنِـي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنّيَ أَعِظُكَ أَن تَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Senin, 30 April 2012

Bila HP Berdering di Tengah Sholat

Muqoddimah

Suatu ketika, ada seorang ikhwan mengajukan pertanyaan kepada penulis saat dauroh di salah satu kota luar Jawa, “Ustadz, kemarin ada kejadian di masjid kampung, ketika kami tengah menjalankan sholat, tiba-tiba HP seorang makmum berdering dengan nada suara tawa seorang bayi. Spontan saja, nada lucu itu membuat geli jama’ah sholat dan membuat sebagian mereka tak kuasa menahan tawa. Bagaimana hukum sholatnya, apakah batal ataukah tidak?”
Kejadian di atas ternyata bukanlah satu-satunya. Masih banyak kejadian serupa yang terjadi karena ulah HP yang tidak terkondisikan dengan baik. Bukankah sering kita mendengarkan nada HP alunan musik dan nyanyian saat kaum muslimin bermunajat kepada Alloh di rumah-Nya yang mulia?!
Dari sinilah, hati ini terdorong untuk membahas masalah hukum mematikan dering HP di tengah sholat. Semoga Alloh menambahkan ilmu yang bermanfaat bagi kita.

Berkah di Balik Do’a Sebelum Hubungan Intim

Untuk meraih keberkahan dalam hubungan intim pada pasutri, di antaranya adalah dengan berdo’a ketika hendak mendatangi istri. Keampuhan do’a ini akan memberikan kebaikan pada keturunan yang dihasilkan, itu di antaranya. Juga tentunya hubungan intim yang sesuai ajaran Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam akan semakin menambah kemesraan karena keberkahan yang hadir ketika itu.
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

Sabtu, 28 April 2012

Mengenal Asal-usul Agama Kristen

Sekilas Tentang Perjalanan Dakwah Nabi Isa alaihissalam. Ajaran Kristen yang kita kenal saat ini selalu dinisbatkan kepada sosok Nabi Isa. Sejarah kemunculannya memang tidak dapat dipisahkan dari sejarah gerakan dakwah beliau bersama para pengikutnya.
Isa alaihissalam lahir dari perawan Maryam tanpa bapak. Kelahirannya adalah mukjizat yang menjadi tanda kebesaran Allah ta’ala (lihat QS. Maryam, 19: 16-34). Para sejarawan berselisih pendapat mengenai tahun kelahiran Nabi Isa. Di dalam Injil Matius 2: 1 disebutkan bahwa kelahiran Isa adalah pada masa Herodes, jadi paling lambat kelahirannya terjadi pada 4 SM, tahun matinya Herodes. Sedangkan Lukas menghubungkan kelahiran Isa dengan masa sensus penduduk di zaman Kirenius wali negeri di Syiria. Ini berarti Isa lahir pada 6 atau 7 M, sewaktu Yudea dan Samaria langsung diperintah oleh Roma.

Jumat, 27 April 2012

AYAT - AYAT KIMIA

 Oleh: Toto Abu Ahmad 

Dalam susunan tabel periodik unsur, semua elemen digolongkan berdasarkan kemiripan sifat fisik dan kimiawi, termasuk kecenderungannya. Dan dikalangan ahli agama ini dinamakan sunatulloh. Namun, pada akhirnya, persenyawaan antar unsur - unsur ini, haruslah berakhir dititik kesempurnaan yang akan membuatnya stabil, ajeg, istiqomah dan jauh dari 'kecemasan'. Semua unsur, akan digolongkan berdasarkan 'berapa tingkatan/derajat' dia dari nilai kesempurnaan. Tingkatan sempurna itu, jika nilainya seperti nilai gas mulia, yaitu 8elektron pada kulit terluarnya. Golongan 1A sampai 3A, akan memberikan kelebihan elektronnya. Sedangkan golongan 4A sampai 7A akan membutuhkan elektron. Dan golongan 8A, tak memberi-tak menerima, dia mulia, jauh dari keinginan dan nafsu, stabil, ajeg, istiqomah, mirip tingkatan orang suci. Maka, atas pemahaman ini, golongan 7A (halogen) akan memiliki kekurangan 1 elektron untuk

Kamis, 19 April 2012

Masbuk Mendapatkan Jama’ah sedang Tasyahud Akhir

Tanya : Seseorang datang terlambat menuju masjid dimana ketika itu ia mendapatkan jama’ah dalam keadaan tasyahud akhir. Apakah orang tersebut langsung bergabung dengan mereka atau menunggu jama’ah berikutnya ? Apabila orang tersebut bergabung dengan jama’ah saat tasyahud akhir, kemudian ia mendengar jama’ah baru (akan ditegakkan), apakah ia memutuskan shalatnya (dan bergabung dengan jama’ah yang baru) atau menyempurnakannya (bersama jama’ah terdahulu) ?
Jawab : Apabila ia datang (ke masjid) sedangkan imam pada waktu itu sedang tasyahud akhir,

Usai Menyaksikan Jenazah Raja Fahd, Seorang Pendeta Italia Masuk Islam

Hidayah Allah datangnya tidak bisa diraba-raba. Apabila Allah menghendaki maka ia akan mendatangi hamba yang berbahagia itu. Demikianlah kisah seorang pendeta asal Italia.
Seorang pendeta terkenal di Italia mengumumkan masuk Islam setelah menyaksikan jenazah raja Arab Saudi, Fahd bin Abdul Aziz, untuk kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat. Hal itu terjadi setelah ia melihat betapa sederhananya prosesi pemakaman jenazah yang jauh dari pengeluaran biaya yang mahal dan berlebihan.
Sang mantan pendeta telah mengikuti secara seksama prosesi pemakaman sang Raja yang bersamaan waktunya dengan jenazah yang lain. Ia melihat tidak ada perbedaan sama sekali antara kedua jenazah tersebut. Keduanya sama-sama dishalatkan dalam waktu yang bersamaan.
Pemandangan ini meninggalkan kesan mendalam tersendiri pada dirinya sehingga gambaran persamaan di dalam Islam dan betapa sederhananya prosesi pemakaman yang disaksikan oleh seluruh dunia di pekuburan ‘el-oud’ itu membuatnya masuk Islam dan merubah kehidupannya. Tidak ada perbedaan sama sekali antara kuburan seorang raja dan penguasa besar dengan kuburan rakyat jelata. Karena itulah, ia langsung mengumumkan masuk Islam.